Suaraku News berbagi informasi tentang "120 Ribu Orang Tinggalkan Ghouta Timur Dalam Delapan Hari". Informasi tersebut dikompilasi dari sumber yang disebutkan di bawah artikel. Berita tentang "120 Ribu Orang Tinggalkan Ghouta Timur Dalam Delapan Hari" layak Anda baca baik sebagai infomasi maupun pengaya khazanah pengetahuan Anda.

120 Ribu Orang Tinggalkan Ghouta Timur Dalam Delapan Hari
DAMASKUS - Kelompok Pemantau hak asasi manusia (HAM) Suriahmelaporkan, sebanyak 120.000 orang sejauh ini telah mengungsi dari
daerah yang dikuasai gerilyawan di Ghouta Timur,
BACA JUGA: 30 Ribu Warga Sipil Tinggalkan Ghouta Timur
BERITA TERKAIT +
Kelompok paling akhir, sebanyak 2.450 orang yang mencapai daerah yang
dikuasai pemerintah melalui tempat penyeberangan Wafidin di sebelah
timur-laut Damaskus pada Jumat, kata Observatorium Suriah bagi Hak
Asasi Manusia.
Warga sipil telah meninggalkan Ghouta Timur sejak 14 Maret, dan
jumlahnya terus bertambah setiap kali militer Suriah merebut daerah
baru di daerah itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di
Jakarta, Sabtu pagi (24/3/2018).
Perkembangan tersebut terjadi saat makin banyak daerah jatuh ke dalam
kendali pasukan Suriah di Ghouta Timur dan kelompok gerilyawan setuju
untuk mengosongkan posisi mereka dan pergi ke daerah yang dikuasai
gerilyawan di Provinsi Idlib di bagian barat-laut Suriah.
Pasukan Suriah sudah merebut lebih dari 80 persen daerah itu sejak
melancarkan serangan besar untuk mengusir gerilyawan pada penghujung
Februari.
Ghouta Timur, wilayah pertanian dengan luas 105 kilometer persegi yang
terdiri atas beberapa kota kecil dan lahan pertanian, menimbulkan
ancaman terakhir buat ibu kota Suriah karena kedekatannya dengan
permukiman yang dikuasai pemerintah di sebelah timur Damaskus dan
serangan mortir yang berlangsung terhadap daerah permukiman di
Damaskus, sehingga mendorong orang ke ambang penderitaan.
Empat kelompok utama gerilyawan saat ini berada di dalam Ghouta Timur,
yaitu Tentara Islam, Failaq Ar-Rahman, Ahrar Ash-Sham, dan Komite
Pembebasan Levant --yang juga dikenal dengan nama Front An-Nusra, yang
memiliki hubungan dengan Al-Qaida.
BACA JUGA: Rusia Umumkan Gencatan Senjata Harian untuk Evakuasi Warga
Sipil dari Ghouta
Berbagai lembaga kemanusiaan telah menyampaikan kekhawatiran mengenai
situasi kemanusiaan yang bertambah buruk bagi 400.000 orang di wilayah
itu, tempat para pegiat mengatakan sebanyak 1.000 orang telah tewas
sejak penghujung Februari akibat pemboman sengit dan operasi militer
di daerah Ghouta Timur.
(dka)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2018/03/24/18/1877354/120-ribu-orang-tinggalkan-ghouta-timur-dalam-delapan-hari

Semoga kompilasi informasi tentang "120 Ribu Orang Tinggalkan Ghouta Timur Dalam Delapan Hari" di atas bermanfaat bagi Anda.